Freelance Desainer Web Developer Apps

10 Kesalahan Freelance Desainer Web & Developer Apps

Freelance Desainer Web Developer Apps

Freelance Desainer Web Developer Apps

Di zaman era teknologi yang canggih ini, karir dalam bidang usaha IT menjadi sebuah pilihan yang bisa dibilang susah susah gampang. Sama seperti dengan pekerjaan di bidang lain nya. Meskipun tetap memiliki enak dan nggak enaknya, freelance yang fokus dalam dunia kerja sebagai desainer dan developer web atau applikasi di android, blackberry, ios memiliki sebuah kendala dalam hal memanage diri sendiri untuk bersaing di pasar luar.

2 Point dalam Artikel kali ini dibuat untuk ditujukan kepada semua rekan rekan yang ingin memulai karir sendiri menjadi seorang freelance profesional di bidang jasa pembuatan desain dan membangun sebuah web atau applikasi.

1. Cara berkomunikasi yang buruk

Konstan berhubungan dengan client, jika terjadi kejanggalan, perubahan ide dalam desain atau dalam sebuah tampilan. Jangan pernah menyepelekan ini, termasuk dalam hal kecil, perubahan warna misalnya. Nggak harus nelepon sejam sekali juga kalau tiap jam ada perubahan ide 1 kali nelepon, takutnya anak suami/istri nya ngerasa kamu ada affair lagi :P. Paling tidak, semua hal yang bisa dijadikan bahan pembicaraan dituangkan dalam tiap meeting, entah seminggu sekali, entah itu 2-3 hari sekali, pokoknya ngomong! Kalau bisa sebelum dia ngomong kita udah ngomong duluan pada saat kita menjabarkan ide kita.

2. Variasi dalam sebuah Desain

Kamu bisa liat situs Web 2.0 dalam hal konsep desain yang clean tapi tetep useful. Mulai dari Flickr, Facebook, Twitter, semuanya simple kan ? Meskipun warnanya kalem, tapi tetap semuanya memiliki konsep yang bisa menjelaskan, menggambarkan kegunaan situs ataupun fitur yang ada pada situs tersebut.

Apapun yang Anda lakukan, client atau kolega yang memesan jasa kepada kita adalah seorang pembeli. Pembeli adalah raja, tapi kebanyakan raja itu nggak tau apa apa. Kecuali raja itu udah punya saksi ahli atau orang dalam yang ngebantuin doi untuk decide something, tapi ini juga nggak jadi alasan khusus kerjaan loe loe pada jadi gampang. Malah kadang ada yang dia request laen, rajanya request laen.. Kalau udah gini, Capek deh!

Harus. Selalu. Mengerti. Maunya. Client.

Jadi selain harus selalu tau semua hal, kita juga harus sigap memberikan ide yang kita punya untuk solving problem si client.